Mari Taklukkan Matematika Kelas 3 SD Semester 2: Contoh Soal dan Pembahasan Mendalam
Halo para pembelajar cilik dan orang tua hebat! Menyambut semester kedua di kelas 3 Sekolah Dasar, kita akan kembali menjelajahi dunia angka yang semakin seru dan menantang. Matematika bukan lagi sekadar penjumlahan dan pengurangan sederhana, tetapi mulai merambah ke konsep-konsep baru yang akan membangun pondasi kuat untuk pembelajaran di jenjang selanjutnya.
Jangan khawatir jika ada materi yang terasa sedikit sulit. Kunci utamanya adalah latihan yang konsisten dan pemahaman yang mendalam. Artikel ini hadir untuk membantu Anda dan si kecil dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai jenis soal matematika kelas 3 SD semester 2. Kita akan menyajikan berbagai contoh soal yang mencakup topik-topik penting, lengkap dengan penjelasan jawaban yang rinci agar setiap langkah pemecahan masalah menjadi jelas.
Mari kita mulai petualangan belajar matematika kita!

Topik-Topik Kunci Matematika Kelas 3 SD Semester 2
Sebelum masuk ke contoh soal, ada baiknya kita mereview kembali materi-materi utama yang biasanya dipelajari di semester kedua kelas 3 SD. Pemahaman terhadap topik-topik ini akan menjadi panduan kita dalam menjawab soal-soal yang akan datang.
- Bilangan Cacah Besar (Sampai 1.000 atau 10.000): Melanjutkan pemahaman bilangan hingga ribuan, termasuk membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan.
- Operasi Hitung Bilangan Cacah:
- Penjumlahan dan Pengurangan: Melibatkan bilangan yang lebih besar, termasuk teknik menyimpan dan meminjam.
- Perkalian: Memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang, tabel perkalian, dan perkalian bilangan satu angka dengan bilangan dua atau tiga angka.
- Pembagian: Memahami konsep pembagian sebagai pengurangan berulang atau membagi sama rata, serta pembagian bilangan dua angka dengan bilangan satu angka.
- Pecahan Sederhana: Memperkenalkan konsep pecahan, seperti pecahan biasa (setengah, sepertiga, seperempat), membaca, menulis, dan membandingkan pecahan sederhana dengan penyebut yang sama.
- Pengukuran:
- Satuan Panjang: Mengukur panjang benda menggunakan satuan baku seperti sentimeter (cm) dan meter (m).
- Satuan Berat: Mengukur berat benda menggunakan satuan baku seperti kilogram (kg) dan gram (g).
- Satuan Waktu: Membaca jam (menit dan jam), menghitung durasi waktu, serta mengenal hari, minggu, bulan, dan tahun.
- Bangun Datar Sederhana: Mengenal dan menyebutkan nama-nama bangun datar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran. Memahami sifat-sifat dasar bangun datar (misalnya, sisi, sudut).
- Data dan Pengolahan Data Sederhana: Membaca dan menginterpretasikan data sederhana yang disajikan dalam bentuk tabel atau diagram batang.
Contoh Soal dan Pembahasan Mendalam
Sekarang, mari kita bedah beberapa contoh soal yang mencakup topik-topik di atas. Perhatikan setiap langkah dalam pembahasannya, ya!
>
Bagian 1: Bilangan Cacah Besar dan Operasi Hitung
Soal 1:
Ibu membeli 245 buah apel merah dan 178 buah apel hijau. Berapa jumlah seluruh buah apel yang dibeli Ibu?
Pembahasan:
Untuk mengetahui jumlah seluruh buah apel, kita perlu menjumlahkan jumlah apel merah dan apel hijau. Ini adalah soal penjumlahan.
- Apel merah: 245
- Apel hijau: 178
Kita akan melakukan penjumlahan bersusun dari nilai tempat satuan, puluhan, hingga ratusan.
245
+ 178
-----
- Satuan: 5 + 8 = 13. Tulis angka 3 di bawah kolom satuan, dan simpan angka 1 di atas kolom puluhan.
1 245 + 178 ----- 3 - Puluhan: 4 + 7 + 1 (simpanan) = 12. Tulis angka 2 di bawah kolom puluhan, dan simpan angka 1 di atas kolom ratusan.
1 1 245 + 178 ----- 23 - Ratusan: 2 + 1 + 1 (simpanan) = 4. Tulis angka 4 di bawah kolom ratusan.
1 1 245 + 178 ----- 423
Jawaban: Jumlah seluruh buah apel yang dibeli Ibu adalah 423 buah.
Soal 2:
Di perpustakaan sekolah terdapat 530 buku cerita. Sebanyak 125 buku cerita dipinjam oleh siswa. Berapa sisa buku cerita di perpustakaan?
Pembahasan:
Untuk mengetahui sisa buku cerita, kita perlu mengurangi jumlah buku awal dengan jumlah buku yang dipinjam. Ini adalah soal pengurangan.
- Jumlah buku awal: 530
- Buku yang dipinjam: 125
Kita akan melakukan pengurangan bersusun.
530
- 125
-----
- Satuan: 0 – 5. Angka 0 lebih kecil dari 5, jadi kita perlu meminjam dari kolom puluhan. Angka 3 di kolom puluhan menjadi 2, dan angka 0 di kolom satuan menjadi 10. Sekarang kita hitung: 10 – 5 = 5. Tulis angka 5 di bawah kolom satuan.
2 10 5 3 0 - 1 2 5 ------- 5 - Puluhan: 2 – 2 = 0. Tulis angka 0 di bawah kolom puluhan.
2 10 5 3 0 - 1 2 5 ------- 0 5 - Ratusan: 5 – 1 = 4. Tulis angka 4 di bawah kolom ratusan.
2 10 5 3 0 - 1 2 5 ------- 4 0 5
Jawaban: Sisa buku cerita di perpustakaan adalah 405 buku.
Soal 3:
Ayah memiliki 4 keranjang. Setiap keranjang berisi 15 buah jeruk. Berapa jumlah seluruh jeruk yang dimiliki Ayah?
Pembahasan:
Soal ini meminta kita untuk menghitung jumlah total dari beberapa kelompok yang sama. Ini adalah konsep perkalian. Kita bisa mengartikannya sebagai 4 kali penjumlahan 15.
- Jumlah keranjang: 4
- Jumlah jeruk per keranjang: 15
Perkalian: 4 x 15
Kita bisa menghitungnya dengan perkalian bersusun atau dengan menjumlahkan berulang.
-
Cara 1: Perkalian Bersusun
15 x 4 ----- 4 x 5 = 20. Tulis 0 di bawah, simpan 2 di atas.
- 4 x 1 = 4. Tambah dengan simpanan: 4 + 2 = 6. Tulis 6 di samping 0.
15 x 4 ---- 60 -
Cara 2: Penjumlahan Berulang
15 + 15 + 15 + 15 = 30 + 30 = 60
Jawaban: Jumlah seluruh jeruk yang dimiliki Ayah adalah 60 buah.
Soal 4:
Bu Guru memiliki 48 buah pensil. Beliau ingin membagikan pensil tersebut kepada 6 orang siswa secara merata. Berapa jumlah pensil yang diterima setiap siswa?
Pembahasan:
Soal ini meminta kita untuk membagi sejumlah benda menjadi beberapa kelompok yang sama banyak. Ini adalah konsep pembagian.
- Jumlah pensil: 48
- Jumlah siswa: 6
Pembagian: 48 : 6
Kita bisa mencari hasil pembagian ini dengan mengingat tabel perkalian 6, atau dengan melakukan pembagian bersusun.
-
Cara 1: Mengingat Tabel Perkalian
Kita cari angka yang jika dikalikan 6 hasilnya adalah 48.
6 x 1 = 6
6 x 2 = 12
6 x 3 = 18
6 x 4 = 24
6 x 5 = 30
6 x 6 = 36
6 x 7 = 42
6 x 8 = 48
Jadi, 48 : 6 = 8. -
Cara 2: Pembagian Bersusun (Sederhana)
____ 6 | 48Kita lihat angka pertama dari 48, yaitu 4. 4 tidak bisa dibagi 6 (hasilnya kurang dari 1). Jadi kita ambil dua angka, yaitu 48.
Berapa kali 6 agar mendekati atau sama dengan 48? Jawabannya adalah 8 (karena 6 x 8 = 48).
Tulis 8 di atas.8 6 | 48Kemudian, kalikan hasil di atas dengan pembagi: 8 x 6 = 48.
Kurangi angka yang dibagi dengan hasil perkalian tersebut: 48 – 48 = 0.8 6 | 48 48 --- 0Sisa pembagian adalah 0.
Jawaban: Setiap siswa akan menerima 8 buah pensil.
>
Bagian 2: Pecahan Sederhana
Soal 5:
Sebuah pizza dipotong menjadi 4 bagian sama besar. Adi makan 1 bagian dari pizza tersebut. Pecahan berapa bagian pizza yang dimakan Adi?
Pembahasan:
Pecahan adalah bagian dari keseluruhan. Dalam soal ini, keseluruhan pizza adalah 1 utuh. Pizza tersebut dibagi menjadi 4 bagian sama besar. Ini berarti penyebut (bagian bawah) dari pecahan adalah 4.
Adi makan 1 bagian. Ini berarti pembilang (bagian atas) dari pecahan adalah 1.
Jadi, bagian pizza yang dimakan Adi adalah 1 dari 4 bagian.
Jawaban: Adi makan 1/4 (satu per empat) bagian pizza.
Soal 6:
Siti memiliki selembar kertas yang dibagi menjadi 3 bagian sama besar. Ia mewarnai 2 bagian dari kertas tersebut. Tuliskan pecahan bagian kertas yang diwarnai Siti.
Pembahasan:
- Jumlah total bagian kertas: 3 (ini menjadi penyebut).
- Jumlah bagian yang diwarnai: 2 (ini menjadi pembilang).
Pecahan bagian kertas yang diwarnai Siti adalah 2 dari 3 bagian.
Jawaban: Pecahan bagian kertas yang diwarnai Siti adalah 2/3 (dua per tiga).
>
Bagian 3: Pengukuran
Soal 7:
Sebuah meja memiliki panjang 120 cm. Jika Ibu ingin melapisi meja dengan kain yang berukuran 2 meter, apakah kain tersebut cukup untuk melapisi seluruh permukaan meja? (Ingat: 1 meter = 100 cm)
Pembahasan:
Kita perlu membandingkan panjang meja dengan panjang kain. Namun, satuannya berbeda (cm dan meter). Kita harus menyamakan satuannya terlebih dahulu. Kita akan mengubah satuan meter menjadi sentimeter.
- Panjang meja: 120 cm
- Panjang kain: 2 meter
Mengubah panjang kain menjadi cm:
1 meter = 100 cm
2 meter = 2 x 100 cm = 200 cm
Sekarang kita bandingkan:
Panjang meja = 120 cm
Panjang kain = 200 cm
Karena 200 cm lebih besar dari 120 cm, maka kain tersebut lebih panjang dari meja.
Jawaban: Ya, kain tersebut cukup untuk melapisi seluruh permukaan meja, bahkan masih ada sisa.
Soal 8:
Ayah membeli 3 kg beras. Setelah digunakan untuk memasak selama seminggu, sisa beras di karung adalah 1.500 gram. Berapa berat beras yang telah digunakan Ayah? (Ingat: 1 kg = 1.000 gram)
Pembahasan:
Kita perlu mengetahui berapa berat beras yang digunakan. Ini adalah soal pengurangan berat. Pertama, samakan satuannya. Kita ubah kilogram ke gram.
- Berat beras awal: 3 kg
- Berat beras sisa: 1.500 gram
Mengubah berat awal menjadi gram:
1 kg = 1.000 gram
3 kg = 3 x 1.000 gram = 3.000 gram
Sekarang kita hitung berapa berat beras yang digunakan:
Berat awal – Berat sisa = Berat yang digunakan
3.000 gram – 1.500 gram = 1.500 gram
Jawaban: Berat beras yang telah digunakan Ayah adalah 1.500 gram.
Soal 9:
Sekarang pukul 07.15. Pukul berapa sekarang jika waktu berjalan selama 30 menit ke depan?
Pembahasan:
Kita perlu menambahkan waktu 30 menit ke waktu yang sekarang.
- Waktu sekarang: 07.15 (jam 7 lewat 15 menit)
- Durasi waktu berjalan: 30 menit
Menambahkan menit:
15 menit + 30 menit = 45 menit
Jamnya tetap sama karena total menitnya belum mencapai 60 menit.
Jadi, waktu yang baru adalah jam 7 lewat 45 menit.
Jawaban: Pukul sekarang adalah 07.45.
>
Bagian 4: Bangun Datar Sederhana
Soal 10:
Sebuah buku tulis memiliki bentuk seperti gambar di bawah ini. Sebutkan nama bangun datar tersebut dan berikan salah satu ciri-cirinya!
(Bayangkan gambar persegi panjang di sini)
Pembahasan:
Gambar yang menyerupai buku tulis adalah sebuah bangun datar.
-
Nama Bangun Datar: Bangun datar ini memiliki empat sisi lurus dan empat sudut siku-siku. Sisi-sisi yang berhadapan memiliki panjang yang sama. Nama bangun datar ini adalah persegi panjang.
-
Ciri-ciri Persegi Panjang:
- Memiliki 4 sisi.
- Memiliki 4 sudut siku-siku (sudut 90 derajat).
- Memiliki sepasang sisi yang sejajar dan sama panjang (sisi panjang dengan sisi panjang, sisi lebar dengan sisi lebar).
Jawaban: Nama bangun datar tersebut adalah persegi panjang. Salah satu ciri-cirinya adalah memiliki empat sudut siku-siku.
>
Bagian 5: Data dan Pengolahan Data Sederhana
Soal 11:
Perhatikan tabel kegemaran siswa kelas 3 SDN Ceria berikut:
| Jenis Olahraga | Jumlah Siswa |
|---|---|
| Sepak Bola | 12 |
| Voli | 8 |
| Bulu Tangkis | 10 |
| Lari | 5 |
Berdasarkan tabel di atas, olahraga apa yang paling disukai siswa kelas 3 SDN Ceria?
Pembahasan:
Untuk mengetahui olahraga yang paling disukai, kita perlu melihat jumlah siswa pada setiap jenis olahraga dan mencari yang memiliki jumlah terbesar.
- Sepak Bola: 12 siswa
- Voli: 8 siswa
- Bulu Tangkis: 10 siswa
- Lari: 5 siswa
Membandingkan jumlah siswa: 12 > 10 > 8 > 5.
Jumlah siswa terbanyak adalah 12 siswa, yang menyukai Sepak Bola.
Jawaban: Olahraga yang paling disukai siswa kelas 3 SDN Ceria adalah Sepak Bola.
>
Penutup
Demikianlah beberapa contoh soal matematika kelas 3 SD semester 2 beserta pembahasan mendalamnya. Ingatlah, matematika adalah tentang pemahaman dan latihan. Semakin sering Anda berlatih dengan berbagai jenis soal, semakin percaya diri Anda akan merasa.
Jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau orang tua jika ada soal yang masih membingungkan. Teruslah berlatih, bereksplorasi, dan nikmati setiap proses belajar matematika Anda. Selamat belajar dan semoga sukses!
>
Tips Tambahan untuk Orang Tua/Guru:
- Variasikan Latihan: Selain soal-soal di atas, carilah sumber belajar lain seperti buku latihan, aplikasi edukatif, atau buatlah soal sendiri yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak.
- Gunakan Benda Konkret: Untuk konsep seperti pecahan, perkalian, atau pembagian, gunakan benda-benda nyata (misalnya, buah-buahan, kelereng, kertas) untuk membantu anak memvisualisasikan konsepnya.
- Jelaskan dengan Bahasa Sederhana: Hindari menggunakan istilah-istilah matematika yang terlalu rumit. Jelaskan konsep dengan bahasa yang mudah dipahami anak.
- Beri Apresiasi: Berikan pujian dan dorongan kepada anak atas setiap usaha dan kemajuannya, sekecil apapun itu.
- Hubungkan dengan Kehidupan Nyata: Tunjukkan bagaimana matematika digunakan dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, menghitung uang belanja, mengukur bahan kue, membaca jam).
Semoga artikel ini bermanfaat!



